Indahnya Pantai Kukup dan uniknya Heha Sky View di Jogjakarta

Jumat, 04 September 2020




 

Hai Pals!

Liburan kali ini aku balik lagi ke Jawa Tengah, karena waktunya yang tidak direncanakan alias tiba-tiba saja ingin jalan ke Jogjakarta. Berangkat ke Jogjakarta sudah siang karena memang trip ini dadakan jadi setelah turun tol Sragen ke arah Jogjakarta disambut kemacetan panjang sebab memang Jogjakarta tidak memiliki jalan tol sendiri atas pertimbangan kearifan lokal disana.

Di saat new normal seperti ini memang banyak sekali penawaran penginapan dengan diskon bagus yang bisa kalian manfaatkan, termasuk pada trip saya kali ini yang memanfaatkan penawaran tersebut. Protokol kesehatan diterapkan secara ketat di hotel yang kebetulan saya ambil kali ini, fasilitas yang nyaman disinggahi.

baca juga: 

https://www.erlylifestory.com/2020/03/jalan-jalan-ke-kalimantan-selatan.html




Tiba di jogjakarta sudah kurang lebih pukul 8 malam jadi saya akhirnya memilih untuk beristirahat saja dan akan menuju ke destinasi wisata esok harinya sebab perjalanan memang cukup melelahkan hari ini dan sangat memakan waktu, bersamaan dengan hari libur Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 75. Jadi ya.. macet jalan menurutku wajar karena bersamaan dengan liburan.

Pagi itu saya berangkat menuju ke arah Gunung Kidul, disana terdapat beberapa lokasi destinasi wilayah pantai dan saya tertarik pada 2 pantai yang namanya masih asing yaitu pantai Kukup dan pantai Baron. Jarak tempuh kedua pantai tersebut tidak terlalu jauh dari tempat saya menginap kurang lebih hanya 2 jam saja bila perjalanan tidak terjebak oleh kemacetan.




Tidak seru rasanya kalau sudah ke Jogjakarta tanpa mencicipi kulinernya, bukan gudeg atau nasi liwetnya tapi saya ingin merasakan sate kambing muda. Bila di Jawa timur sate disajikan dengan bumbu kacang bila di Jawa tengah sate disajikan dengan bumbu kecap tetapi kali ini sate kambing muda yang sedikit berbeda.

baca juga:

https://www.erlylifestory.com/2020/03/menjelajah-kota-magelang-dan-semarang.html

 Sate kambing kali ini saya pilih menu sate kambing klathak, potongan daging berbentuk dadu dan ukuran cukup besar.




Ketika diincip rasa daging satenya terasa asin, di permukaan sate terdapat bumbu berwarna putih kemudian saya diberi suguhan kuah sate yang lebih terasa manis meski rasa manis itu tidak terlalu mengigit. Jadi bila kuah dan sate di campur rasanya balance, asin dan manis, Oya jangan berharap kamu akan disuguhi sambel seperti di Jawa timur karena disini kamu akan mendapati cabe rawit hijau sebagai pengganti sambel.

Sebelum tiba di pantai Kukup, tentu kita akan melihat petunjuk jalan yang menuju ke pantai Parangtritis tetapi memang kali ini saya tidak menuju ke sana, jadi saya melanjutkan perjalanan kembali menuju pantai Kukup yang jarak tempuh tidak terlalu jauh dari pantai Parangtritis.

Sesampainya di pantai Kukup, suasana cukup ramai sudah banyak mobil yang terparkir dan wisatawan lokal yang memadati area tersebut. Air laut sedang surut, jadi saya bisa berjalan-jalan di sela trumbu karang yang nampak di genangi air laut yang begitu jernih sangat menyenangkan. Para pengunjung juga banyak yang turun bermain air laut bersama saya dan kebetulan hari itu langit begitu cerah, 




Kalian disini bisa menikmati olahan cumi goreng, ikan laut goreng dan udang goreng dengan harga bervariasi mulai 250 gram seharga 15.000 rupiah, jadi fresh langsung dari laut dan dibuat semacam camilan aja seperti layaknya singkong goreng. Berjajar di lapak-lapak tepi jalan sepanjang jalan menuju ke area pantai.

Disana juga ada fotografer dadakan yang siap memotret kamu bersama keluarga, harusnya saya juga buka jasa foto disana ya hehee..  sesaat setelah saya mengambil foto disana, air laut mulai naik meski tidak terlalu besar tapi cukup membuat nyali saya menciut dan akhirnya saya memilih untuk naik lagi ke bibir pantai.

Untuk mengisi perut bila kamu sedikit merasa lapar, disana ada lapak sederhana yang menyediakan minuman dibawah pohon kelapa dan mie instan sambil kamu makan cemilan sea food goreng, mantap kan?..




Setelah puas menikmati suasana di pantai Kukup, saya penasaran dengan kawasan sky view yang sedang digandrungi. Jarak tempuh sky view ini tidak jauh juga dari tempat saya berwisata sebelumnya masih di kawasan Gunung Kidul, kurang lebih 1 jam saja.

Destinasi wisata sky view ini diberi nama Heha Sky View merupakan tempat makan atau restoran yang di lengkapi dengan spot foto cantik berupa pesawat terbang kecil, balon udara, lantai kaca dan pemandangan menarik dari atas yang bisa membuat kita relax dan fresh.



Di sky view juga menyediakan lapak-lapak makanan ringan seperti sosis goreng, roti bakar dan lain-lain yang letaknya berada di bagian lantai bawah di seputar tempat ini. Di setiap spot foto ada beberapa tempat spot foto berbayar seperti di pesawat, lantai kaca dan balon udara tapi selain  tempat tersebut semua free.

Yang paling seru tentu foto di lantai kaca, meski harga tiketnya lebih mahal dari spot foto yang lain tetapi kita berasa melayang dan yang motret pun seperti mau jatuh ke bawah hehe.. Bila dulu kita harus ke luar negeri itu bisa berfoto dilantai kaca sekarang di Jogjakarta pun kita bisa melakukannya.




Perjalanan pulang ke Jawa Timur kami melewati Gunung Api Purba, yang namanya ada dalam lirik lagu Alm. Didi Kempot. Saya sempat turun dan melihat-lihat dikaki Gunung Api Purba, suasana memamg belum ramai karena memang belum banyak pendaki yang mulai pendakian sejak dibuka pasca pandemi.




Nah Pals! Mau mencoba berkunjung ke  pantai  Baron dan pantai Kukup serta Heha Sky View siapkan waktu terbaikmu dan nikmati indahnya Indonesia bersama teman dan  keluarga tercinta. Sampai bertemu di  lain kesempatan, Bye!





 

4 komentar

  1. Jadi pengen kesana nih kalau pulkam. Anyway, ceritanya hidup. Pemirsanya diajak ngebayangin alur cerita.

    BalasHapus
  2. Terima kasih banyak, ayuk segera diagendakan kesana. Pasti seru, menikmati Jogjakarta yang selalu mempesona.

    BalasHapus
  3. lagi rame si heha ini ya mbak, pengen ke jogya nih, lama ga ke jogya, explore jogya juga, astaga lama ga pergi jauh sejak ada covid

    BalasHapus
  4. Udh makin ruameee pantai Baron dan Kukup yaaa. Trakhir aku ksana udh lama bangetttt, dan sepi.

    Aku kalo ksana lagi pgn coba kuliner2 seafoodnya mba.. apalagi masih seger gitu , hrg juga ga terlalu mahal. Pasti enaak Krn fresh :D

    BalasHapus