Verbal Bullying Dalam Hubungan Suami Istri

Rabu, 11 November 2020



“Kamu itu sudah kulitnya kering, wajah tidak menarik, masih juga tebar pesona apa tidak cukup mendapatkan laki-laki seperti aku yang gagah!” teriak Hans, dan ini bukan kali pertama Hans melontarkan kata-kata kasar di hadapan Anne yang cenderung penurut dan sabar.

"You have dry skin, unattractive face, still have your charm not enough to get a man like me who is handsome!" shouted Hans, and this is not the first time Hans has said harsh words in front of Anne who tends to be obedient and patient .

Semua kata-kata kasar itu diterima oleh Anne hanya karena Anne memposting fotonya di media sosial, Hans mengira Anne sengaja melakukan itu untuk menarik perhatian laki-laki lain. Walau Hans tahu bahwa Anne adalah tipe perempuan yang setia.

All those harsh words were accepted by Anne just because Anne posted her photo on social media, Hans thought Anne was doing it on purpose to get the attention of other men. Even though Hans knows that Anne is a loyal type of woman .

Tidak pernah terbayangkan bahwa pasangan kita, orang yang sangat kita cintai melakukan bullying pada kita walau dengan alasan apapun tetap tidak dibenarkan.



It is never imagined that our spouse, the person we really love, bullying us even though for any reason it is still not justified

Bullying tidak hanya terjadi pada anak-anak atau usia remaja saja, bullying juga bisa menimpa siapa saja termasuk pasangan muda Hans dan Anne. Meski Hans dan Anne saling mencintai tetapi Hans kerap melontarkan kata-kata kasar yang sangat menyakitkan kepada Anne.

Bullying does not only happen to children or adolescents, bullying can also happen to anyone, including the young couple Hans and Anne. Even though Hans and Anne loved each other, Hans often said harsh words that were very hurtful to Anne .

Apa sih sebenarnya bullying verbal secara umum?

What exactly is verbal bullying in general?

Bullying verbal merupakan ancaman, perundungan, menghina, secara verbal.  Bullying ini bisa dilakukan oleh seorang saja seperti contoh pasangan muda Hans dan Anne.

Verbal bullying is threats, bullying, insults, verbally. This bullying can be done by just one person, for example the young couple Hans and Anne .

Kejadian antara Hans dan Anne adalah bullying yang dilakukan oleh seorang saja dan bisa dilakukan secara langsung berhadapan atau pun melalui media komunikasi dua arah antara Anne dan Hans misalnya melalui WhatsApp saat mereka sedang berjauhan. Bullying seperti ini yang mampu menyebabkan Self Harm (saya bahas di artikel sebelumnya) sebab ketidakmampuan Anne dalam mengungkapkan rasa kecewa terhadap Hans, harapannya mampu melindungi Anne tetapi malah sebaliknya yaitu melakukan bullying yang membuat Anne merasa tertekan.

The incident between Hans and Anne was bullying that was carried out by someone alone and could be done face to face or through two-way communication media between Anne and Hans, for example via WhatsApp when they were apart. bullying like this can cause Self Harm (I discussed in the previous article) because of Anne's inability to express disappointment with Hans, the hope is to protect Anne but on



Para pelaku bullying dalam hal ini adalah Hans, merasa puas karena menindas Anne, dia juga merasa kuat dan perkasa karena ada yang takut pada dirinya. Pemicu utama pada kasus Hans dan Anne mungkin karena sifat posesif Hans yang sangat berlebihan dan tidak sewajarnya tapi yang paling menjengkelkan adalah Hans tidak merasa bersalah, uuff.. Menyebalkan!!

baca juga:  Mengenal Self Harm Lebih Dekat

The perpetrator of the bullying in this case was Hans, feeling satisfied because he bullied Anne, he also felt strong and mighty because someone was afraid of him. The main trigger in the case of Hans and Anne may be due to Hans's possessiveness which is very excessive and unnatural

Ada beberapa hal yang perlu kita lakukan apabila kita mengalami hal yang sama dengan Anne, yaitu:

1.Temui orang terdekat yang kamu percaya dan ceritakan apa yang menimpa dirimu 

2. Tetap bersikap tenang 

3. Sembunyikan amarah dan rasa sedihmu di hadapannya 

4. Hadapi pelaku dengan tindakan yang tegas 

5. Membicarakan permasalahan dengan tenang 

6. Segera menyingkir bila kamu dalam bahaya

-          - Mencari bantuan psikologi untuk membantumu memecahkan permasalahan dan membantumu agar terhindar dari rasa tertekan yang timbul akibat bullying ini.

babaca juga: Kenali 13 Ciri Psikopat Yang Wajib Kamu Ketahui



There are several things we need to do if we experience the same thing as Anne, namely:

- Meet the closest people you trust and tell them what happened to you

- Stay calm

- Hide your anger and sadness in front of him

- Confront the perpetrator with decisive action

- Talk about problems calmly

- Get out of your way when you're in danger

- Seek psychological help to help you solve problems and help you avoid the stress that comes from bullying.

Sudah seharusnya bila pasangan suami istri saling menghargai dan saling menjaga satu sama lain. Bukan saling menyakiti atau merasa salah satu adalah yang paling berkuasa atas yang lain. Sungguh sikap yang tidak bisa dipahami dari sikap Hans yang menyebalkan dan merugikan Anne.

It should be if a husband and wife respect each other and look after each other. Not hurting each other or feeling that one has the most power over the other.

Semoga artikel saya ini mampu memberikan manfaat dan pengetahuan bagi kamu semua. Sampai bertemu di artikel saya selanjutnya, bye..

I hope my article is able to provide benefits and knowledge for all of you. See you in my next article, bye ..

 

 

 

 

4 komentar

  1. Miris memang ya, Mbak. Terkadang justru yang melakukan bullying itu orang yang terdekat dengan kita. Tidak hanya oleh pasangan, lebih sering terjadi bullying orang tua terhadap anak-anaknya yang dilakukan tanpa mereka sadari

    BalasHapus
  2. Bullying secara verbal merupakan toxic dalam hubungan. Setuju mba, makasi tulisannya bermanfaat sekali.

    BalasHapus
  3. Sediiiih dan sakit bangettt sih kalo kata2 kayak gitu kluar dr orang yang paling kita sayang :(. Aku msh bisa trima kalo datangnya dr temen di luaran, tp kalo suami, itu nusuk ke jantung langsung -_- .

    Semarah2nya kami, aku berusaha utk ga menyakiti dengan kata2 apalagi bersifat fisik. Dulu aku ngalamin yg namanya verbal bullying. Jd Taulah sakitnya kayak apa. Ga mungkin untuk menyakiti pasangan ato anak juga, dengan kata2 yg menghina fisik :(.

    BalasHapus
  4. Bullying memang menimpa dan dilakukan oleh siapa saja.. kadang terjadi juga seorang anak membully ibu atau ayahnya sendiri. Bahkan ada pula seorang menantu membully mertuanya yang sudah renta.

    BalasHapus