5 Tips Cara Menghilangkan Rasa Malu

Rabu, 03 Februari 2021

 

5 tips cara menghilangkan rasa malu


Rasa malu adalah hal yang sangat wajar, namun hal ini bisa menjadi masalah apabila kamu sering merasa malu akan hal-hal sepele.  Rasa malu timbul karena kurangnya rasa percaya diri, membuat kita tidak yakin akan kemampuan diri dan tidak berani untuk menetapkan tujuan. Lalu bagaimana cara menghilangkan rasa malu yang berlebihan pada diri kita?..

Sebenarnya ada banyak orang di dunia ini yang juga memiliki masalah dengan rasa malu, serta kesulitan dalam mengatasinya. Memiliki rasa malu berlebih memang kadang menyebalkan, padahal kamu dituntut untuk bersosialisasi dengan orang lain.

Meski sulit bukan berarti kamu tidak bisa mengatasinya, berikut ada beberapa tips tentang bagaimana cara menghilangkan rasa malu.

Tips Cara Menghilangkan Rasa Malu

1. Berpikir Positif Tentang Dirimu

Berpikir positif tentang diri sendiri akan menghilangkan rasa malu yang berlebihan. Pikirkan semua hal yang kamu ketahui, apa yang bisa kamu lakukan, dan apa yang telah kamu capai, daripada kamu terlalu fokus dengan penampilan kamu, cara berpakaian, gaya bicaramu, namun fokuslah pada kelebihan yang kamu miliki.

2. Kamu Pemalu? Kamu Bukan Satu-Satunya

Rasa malu tidak bisa diubah dalam semalam saja, dibutuhkan waktu, usaha dan kemauan untuk mencapainya. Rasa malu timbul karena kurangnya percaya diri, kamu memandang dirimu dengan penilaian yang kurang. 

Padahal kamu memiliki potensi yang luar biasa sama dengan orang lain yang ada di sekitarmu. Apapun alasannya, kamu pasti bisa mengatasinya karena sejatinya bukan hanya kamu yang pernah mengalami hal seperti ini tetapi beberapa orang juga mengalami hal yang sama namun mereka sudah berhasil mengatasinya. Nah, sekarang adalah giliran kamu yang juga harus berhasil mengatasinya dengan cara menghilangkan rasa malu itu.

3 .Fokus Pada Kelebihan Dirimu

Rasa malu terkadang menciptakan pemikiran bahwa orang lain sedang menatap atau menghakimimu, namun pada kenyataannya hal itu hanya pemikiranmu semata. Cobalah kamu bersikap relaks sejenak dengan membayangkan sedang berada di suatu tempat yang nyaman dan kamu sedang menikmati suasananya lalu kamu mulai fokus pada kelebihan yang kamu miliki hal itu adalah salah satu cara menghilangkan rasa malu.

Mengatakan hal positif pada diri sendiri bahwa kamu sesungguhnya orang yang sangat menarik maka hal itu akan meningkatkan kepercayaan diri kamu dan akan selanjutnya kamu akan kagum dengan hasilnya nanti.

4. Bersikap Terbuka

Artinya bila kamu memiliki sikap terbuka pasti kamu akan ingin terus belajar dalam kehidupan ini. Menerima segala kritikan yang masuk adalah merupakan proses pembelajaran agar mentalmu semakin kuat. Dan kritikan adalah bentuk kepedulian orang lain terhadap kamu agar semakin baik di kemudian hari. 

Bersikaplah ramah dan terbuka dengan bahasa tubuh yang menggambarkan hal itu contoh tidak menyilangkan tangan, menegakkan kepala, atau sibuk mengerjakan sesuatu yang membuat orang menjadi enggan untuk menyapamu. Sebaliknya bila kamu tampil dengan senyuman bersahabat akan membuat orang lain menjadi peduli dan menyapamu.

5. Jadilah Dirimu Apa Adanya

Cara menghilangkan rasa malu yang ke 5 adalah dengan tampil apa adanya dirimu yaitu menjadi dirimu sendiri. Ketika kamu memasuki suatu hubungan sosial dan membiasakan diri berada di kerumunan orang banyak tanpa berusaha menjadi apa yang orang lain inginkan tetapi tetap menjadi diri sendiri yang tadi sudah kamu lakukan di langkah ke 3 yaitu fokus pada kelebihan yang ada dalam dirimu.

Dengan menaklukan perasaan tidak nyaman di awal maka kamu akan menjadi termotivasi, dan mendorong rasa percaya diri serta membuatmu tumbuh menjadi orang yang penuh percaya diri dan akan mulai terbiasa berhadapan dengan orang banyak.

Tips tambahan untuk terbiasa berhadapan dengan orang banyak adalah buatlah daftar yang sering membuat kamu merasa malu, misal bertemu dengan orang baru atau berbicara di depan orang banyak, maka langkah selanjutnya adalah  menaklukkan daftar yang telah kamu buat satu demi satu keberhasilanmu menaklukkan situasi tersebut akan semakin meningkatkan rasa percaya dirimu.

Demikian beberapa tips cara menghilangkan rasa malu, selamat mencoba dan jangan ragu untuk terus berusaha sebab merubah sesuatu itu membutuhkan waktu, dan keinginan yang kuat untuk mencapai hasil yang maksimal. Sampai bertemu di artikel berikutnya, bye..

 

 

24 komentar

  1. Terima kasih tipsnya kak, membantu banget sih ini, apalagi yang poin pertama tuh. Kelihatannya sederhana tapi prakteknya susah.

    BalasHapus
  2. Menurut saya sih yang paling kelihatan dalam masalah malu ini adalah sebagian laki-laki yang sudah lama mengaji, tapi malu tampil untuk khutbah Jumat.

    Ini cukup aneh, karena mereka sudah punya dasar agama yang bagus, tetapi karena rasa malunya yang tinggi, menyebabkan tidak jadi-jadi untuk khutbah Jumat.

    Padahal, saat khutbah itu kesempatan untuk berdakwah bagi banyak orang. Ditambah dengan hukumnya yang wajib. Mau tak mau, laki-laki muslim harus datang.

    Ilmu yang disebarkan melalui khutbah Jumat, Insya Allah menjadi amal jariyah. Masa mau dapat keutamaan seperti itu, masih malu juga?

    BalasHapus
  3. Saya juga sebenarnya pemalu, nggak ekstrim tapi tetap saja pemalu. Apalagi urusan public speaking, rasanya nggak nyaman. Tersadar waktu baca discourage to be disliker, kalau kita terlalu memikirkan apa yang orang lain nilai dari kita, padahal mungkin waktu saya ngomong di depan publik juga orang nggak akan ingat dan tidak melihat itu sebagai peristiwa yang mengerikan seperti saya melihat itu.

    Tips dari Mbak Erly untuk menuliskan daftar apa yang membuat saya malu bakal saya coba nih dan lihat apakah rasional atau tidak. Saya juga mesti mikirin solusi biar nggak malu buat hal yang ditulis di list saya.

    Thanks tipsnya mbak.

    BalasHapus
  4. Terima kasih atas tipsnya. Pada dasarnya orang yang pemalu memang enggak sedikit ya mbak. Manusiawi dan enggak masalah. Asal kita punya sisi percaya diri di beberapa kondisi.

    BalasHapus
  5. Pernah merasa malu didepan orang2. karena ya gk pede. tapi tips diatas sangat menarik untuk dilakukan.

    BalasHapus
  6. Akupun pemalu sebenernya mbak, mgkin ketika sudah kerja rasa malu udah hilang malah yg ada justru malu maluin, hehehe. Ga mudah memang seorang pemalu bisa menjadi percaya diri

    BalasHapus
  7. Bener banget mbak, mengurangi sifat pemalu ini butuh proses dan butuh motivasi yang kuat dari dalam diri.

    BalasHapus
  8. Saya pernah mengalami menjadi pemalu dalam komunikasi interpersonal. Ini terjadi saat remaja dan fase memasuki perguruan tinggi.

    Problem waktu itu adalah tidak dapat menatap mata lawan bicara. Entah kenapa. Susah menjabarkan penyebabnya apalagi mengatasinya.

    Namun, karena sering berinteraksi dengan orang banyak, bergelut konflik dan lain-lain, akhirnya saya terbiasa berkomunikasi secara interpersonal. Dan alhamdulillah rasa malu dalam komunikasi one by one kini sudah tidak menjadi soal. Semoga sih, dengan berperan di rumah setiap hati tidak menurunkan kualitas komunikasi.

    BalasHapus
  9. Zaman sekarang justru banyak anak-anak muda yang gak tahu malu. Jadi mungkin mereka gak butuh tips ini karena udah profesyenel banget buat gak ngerasa malu. Hihihi.

    Tapi ngomong-ngomong jangan diambil hati ya mba say kalimat di atas. Itu sekadar fakta saja yg ingin saya sampaikan. Intinya mah, kita harus pandai-pandai menempatkan diri kita, kapan kita perlu mempertahankan rasa malu dan kapan harus menghilangkannya. Tips bersikap terbuka, fokus pada kelebihan diri, dan menjadi diri sendiri seperti yang dipaparkan di artikel ini penting banget dimiliki siapa saja.Nice sharing mba.

    BalasHapus
  10. Sampai sekarang sifat malu masih ada pada diriku. Hehe, tapi saya coba untuk terbiasa percaya diri saat tampil di depan orang banyak. Ya setiap individu pasti ada rasa malu. Kata Rasulullah bahwa malu itu sebagian dari akhlak yang bagus.

    BalasHapus
  11. Fokus sama kelebihan diri sendiri ini yang sedang kuusahakan biar terus terlatih, kak. Karena emang masih sering fokusnya ke orang lain

    BalasHapus
  12. Rasa malu yang berlebihan dan tidak berdasar mungkin akan membawa masalah dalam hubungan sosial kita ya mbak. Setuju dengan menjadi diri sendiri, karena dengan yakin dan kita apa adanya justru akan menggali lebih banyak potensi, sehingga lebih percaya diri.

    BalasHapus
  13. Aku suka heran kalau lihat di film, kenapa anak-anak bule engga tau malu yah. Mereka pede aja lagi eksis. Sedangkan anak-anak di Indonesia seperti malu-malu gitu kurang berani. Mudah-mudahan semakin banyak generasi muda yg engga malu-malu lagi yah. Yg penting pe-de asal ga malu-maluin...

    BalasHapus
  14. Malu ini tantangan banget buat pengasuhan anak-anak. Kalau flashback jaman aku kecil dulu, kan juga suka malu-malu gitu. Padahal, terkadang bukan pada situasi yang mengharuskan untuk malu. Misalnya saat bertanya, lha kan apa salahnya? Kenapa harus malu. Beda kalau kita melakukan kesalahan, menurutku kita perlu merasa malu, meskipun nggak perlu juga berlebihan. Sekarang kami sedang belajar menumbuhkan rasa malu pada tempatnya. Melakukan hal yang melanggar norma, anak perlu merasa malu. Bertanya atau berpendapat, mereka tidak boleh malu. Jangan sampai ketuker-tuker.

    BalasHapus
  15. Malu tuh kadang karena kita juga khawatir melakukan kesalahan. Padahal tu ya, kenapa kalau memang melakukan kesalahan? Nggak ada orang yang nggak luput dari salah. Jadi, setuju dengan semua tipsnya. Kita kudu jadi diri sendiri, menyadari semua kelebihan kita dan fokus pada itu saja. Hehehehe

    BalasHapus
  16. Tips yang sangat bermanfaat nih mbak, karena rasa malu seringkali menjadi hambatan.

    BalasHapus
  17. kadang tuh suka insecure sih wkwk, makanya terkadang malu. kalau lagi percaya diri datang tapi berlebihan, jatohnya gak tau malu wkwkwkwk. tapi emang sih kalau kita bisa yakin pada diri ini, rasa malu bisa dihilangkan yaa.

    BalasHapus
  18. Menurut saya rasa malu yang berlebihan mungkin disebabkan karena terlalu banyak aturan atau pengasuhan masa kecil yang kurang tepat. Tips mbak Erly sangat bagus, akan saya praktekkan nih ke diri saya sendiri..makasih

    BalasHapus
  19. Setujuu, hilangkan rasa malu dengan fokus pada kelebihan yang ada dalam diri kita. Jadi diri sendiri untuk mengusir rasa malu ini. Meski makin sulit bagi saya, tambah tua kok ya jadi merasa tambah malunya haha. Btw, tips yang lengkap, Mbak

    BalasHapus
  20. Baca tips ini, kenapa nggak dari dulu ya tahunya. Saya ingat banget, sejak kecil adalah anak pemalu. Apa-apa nggak berani. Setelah jadi guru, barulah sifat pemalu ini mulai terkikis.

    BalasHapus
  21. Ah MasyaAllah tipsnyaa. Kuberikan buat adekku yg masih malu2 aja ni mbaa hehe. Keren deh tipsnya. Thank you so much

    BalasHapus
  22. Setuju nih dengan point jadilah diri apa adanya karena dengan demikian kita tidak memikirkan pendapat negatif orang lain ttg kita ya mbak ..

    BalasHapus
  23. rasa malu emang bisa menghinggapi siapa aja, terlebih yang jarang ngomong depan umum. aku setuju sama mba, jadi diri sendiri dan fokus sama kelebihan sendiri bisa jadi amunisi kita buat jadi pede

    BalasHapus
  24. Rasa malu yg bikin nggak pede memang harus disingkirkan, tapi jangan sampe terlalu pede, nanti malah ujung-ujungnya malu-maluin dan merasa diri paling benar, kan gawat kalo sampe di mata orang kita disebut 'gak punya malu', hihi

    BalasHapus