7 Tips Cara Mengendalikan Emosi

Senin, 01 Februari 2021

 


tips-tips cara mengendalikan emosi


Hampir semua orang di dunia ini pasti pernah merasakan marah, baik itu usia muda, tua bahkan anak-anak, Wajar? Tentu saja, asal rasa marah itu tidak berlebihan dan anda bisa belajar cara mengendalikan emosi  sebab rasa marah yang berlebihan tentu akan sangat merugikan kita sendiri.

Marah atau emosi yang berlebihan akan membuat anda tidak bersemangat dan terkadang membuat hubungan anda dengan orang lain juga ikut terganggu. Cara mengendalikan emosi atau rasa marah adalah hal yang sangat penting agar tidak membuat masalah semakin rumit dan akan merugikan anda di masa yang akan datang.

Apa sebenarnya yang dimaksud marah atau emosi itu?

Marah atau Emosi adalah ekspresi manusia atas segala hal yang terjadi dalam kehidupan yang dia jalani, misal: kehilangan orang yang dicintai, kecewa akan hasil nilai ujian, cemburu, dan sebagainya.

Bagaimanakah cara mengendalikan emosi?

Ada beberapa tips yang bisa anda lakukan untuk mengendalikan emosi, antara lain:

1. Jangan Langsung Bereaksi

Cara mengendalikan emosi step pertama adalah bila anda mendapatkan situasi yang membuat emosi atau marah maka sebaiknya tidak langsung bereaksi saat itu juga, menarik nafas sejenak, mencoba diam sejenak agar anda tidak mengeluarkan kata-kata yang lepas kontrol dan berikan sedikit ruang pada diri untuk berpikir  dengan tenang serta kepala dingin (cooling down) sebelum nanti akan membicarakan hal tersebut lebih lanjut. Mengalihkan pikiran sejenak dari segala permasalahan juga akan membuat anda merasa lebih rileks dan tenang. 

2. Menulis Jurnal

Menulis jurnal juga merupakan cara mengendalikan emosi sebab kita bisa mencurahkan atau meluapkan apa yang kita sukai dan tidak sukai atas kejadian atau peristiwa yang membuat marah atau emosi. Meluapkan rasa marah ke dalam jurnal tanpa menyakiti orang lain dan melukai perasaan orang lain adalah tindakan yang baik dan bijaksana.


tips cara-cara mengendalikan emosi

3. Meditasi

Meditasi adalah cara mengendalikan emosi yang sangat membantu melatih pikiran, mengatasi emosi berlebihan karena mampu membawa ke dalam pikiran yang tenang dan damai dalam menyikapi kejadian yang membuat marah dan kecewa sehingga mampu menghindarkan anda dari stress. 

4. Berpikir Positif

Anda bisa mengubah situasi ini dengan mengubah sudut pandang dan melihat situasi menjadi lebih positif. Dan perlunya menganggap permasalahan yang terjadi sebagai pembelajaran yang dapat membuat anda menjadi lebih baik lagi.

Contoh:

Suatu ketika anda mendapatkan banyak kritikan atas prestasi anda, cobalah pikirkan sisi positifnya sebab kritikan tersebut suatu saat nanti akan membuat presentasi anda lebih gemilang di masa mendatang.


bagaimana cara mengendalikan emosi


5. Memaafkan

Kecewa akan hal buruk yang terjadi adalah wajar, namun jangan buang waktu untuk larut dalam situasi ini berkepanjangan. Berdamai dengan keadaan, memaafkan apa yang telah terjadi dan kemudian melanjutkan hidup dan fokus pada masa yang akan datang.

Selain itu memaafkan selain merupakan cara mengendalikan emosi juga mampu membuat anda jauh dari stress, meningkatkan empati, meningkatkan rasa kemanusiaan, dan menumbuhkan interpersonal yang makin kuat.

6. Membingkai Ulang Permasalahan

Dengan instrospeksi diri, memperbaiki keadaan yang ada dengan melihat suatu peristiwa darj sudut pandang yang lain dengan mempertimbangkan gambaran yang lebih besar daripada terus menerus memperhatikan hal yang kecil.

Contoh: 

Bila anda sedang mejalin hubungan dengan seseorang yang sudah lama dan anda selama ini kurang memperhatikan karena terlalu sibuk bekerja maka anda bisa memperbaiki keadaan dalam hubungan sehingga menjadi lebih baik.

7. Mencintai Diri Sendiri

Melakukan hal-hal yang menyenangkan adalah salah satu cara mencintai diri sendiri, berolahraga bila kamu pencinta olahraga, memotret untuk kesukaan kamu di bidang fotografi dan hal-hal lain yang sangat menyenangkan dan membuatmu merasa bahagia. Termasuk menghindari stress yang berlebihan akibat dari kurangnya cara mengendalikan emosi dengan baik.

Yang paling penting adalah bebaskan dirimu dari kesalahan dan ketidaksempurnaanmu, karena di dunia ini tidak ada yang sempurna dan tidak ada yang luput dari kesalahan.

Nah, 7 tips di atas adalah cara untuk mengendalikan emosi agar emosi tersebut tidak merugikan anda di masa yang akan datang akibat anda tidak mampu mengendalikannya, dan membuat hubungan anda menjadi buruk dengan orang lain. Dan kini anda dapat belajar mengendalikan emosi dengan mengikuti langkah-langkah diatas, sampai bertemu di artikel saya selanjutnya.

 

42 komentar

  1. terima kasih sama-sama, semoga bermanfaat

    BalasHapus
  2. tips yang bermanfaat....
    thank you for sharing

    BalasHapus
  3. Terima kasih atas tipsnya kak. Saya cenderung diam kalau sedang emosi tinggi, tapi ujung-ujungnya malah makin numpuk dan enggak enak di hati.

    BalasHapus
  4. HUhuy tipsnya nih, makasiih..
    Aku kalo lagi marah diam, mojok ajaa sendiri hahhaa.
    Nanti juga ilang sendiri, seringnya meditasi..

    BalasHapus
  5. ini artikel sudah kuterapkan dalam kehidupan sehari2. kecuali kalau emosi sudah di pucuk kepala. ya mau gak mau emosi itu menyulut.

    BalasHapus
  6. Bener banget. Dulu kalau kesel biasanya nulis di kertas terus kertasnya di robek lagi beres deh. Gak ada yang tau dan gak nyakitin siapapun kan. Tips2 lainnya juga sangat membantu sekali.

    BalasHapus
  7. Aku sedang berusaha banget untuk mendalami yoga, meditasi dan anger management :D
    Semogaaaa kita semua berhasil mengendalikan emosi secara baik, benar dan sehat ya

    BalasHapus
  8. Wah aku juga ngerasain betul kalo meditasi itu ngaruh ke pengelolaan emosi. Ngebantu bgt biar lebih woles. Thanks sharingnya.

    BalasHapus
  9. Sangat setuju sekali, marah itu boleh tapi tidak boleh berlebihan. TIps utama dapat mengendalikan atau mengelola kemarahan.

    BalasHapus
  10. Nah setuju pengendalian emosi akan membuat kita menjadi tenang ya kak dalam menghadapi situasi apapun karena kalau tidak tenang maka akan keluar tindakan yang mungkin berakibat penyesalan dikemudian hari

    BalasHapus
  11. Setuju dengan 7 tip,

    Marah akan reda seiring waktu
    Karena itu banyak yang nyuruh berhitung, istighfar dan cara cara menunda marah yang efektif

    BalasHapus
  12. Iya sih. Kadang kalau merasa marah akan sesuatu, yuni juga suka mengalihkan perhatian dulu sebelum menyelesaikan sesuatu itu.

    Karena berdasar pengalaman, jika langsung berusaha menyelesaikan tu yang ada makin emosi. Terus yang terjadi malah di luar dugaan. Bukannya kelar, kadang malah nggak karuan.

    BalasHapus
  13. Tips di atas masih bisa diaplikasikan agar gak cepat emosi sama anak. Tapi ya kadang, karena sehari-hari selalu cepat marah, butuh waktu dan juga latihan yang gak sebentar biar gak cepat kelepasan sama anak.

    BalasHapus
  14. Yup di dunia ini tak ada yang sempurna, jadi wajar kok kalau suatu saat kita dilanda emosi.

    Kalau saya, biasanya memilih menghindar sejenak dari penyebab emosi, tarik nafas dalam-dalam, istighfar

    BalasHapus
  15. Saya masih terus memperbaiki diri dalam masalah emosi ini. Sepertinya dalam urusan ini, saya mesti sering kontemplasi.
    Yang biasa saya lakukan, adalah menyendiri dulu, termasuk puasa sosmed (karena bisa bikin lebih ruwet), menghindar dari yang sedang ada masalah (kalau bisa), kadang menulis unek unek juga, dan dibawa jalan kaki atau olahraga. Setelah itu biasanya karena pasokan udara ke otak lebih lancar, saya bisa berpikir lebih jernih dan hati lebih tenang.

    BalasHapus
  16. Aku kalau pas emosi lebih banyak diam dan melipir dulu. Lalu berpikir kenapa saya emosi. Lalu dicari akar masalahnya, lalu mencoba diselesaikan jika berhubugan dengan orang lain. Jika dengan diri sendiri, ya menulis salah satu terapinya.

    BalasHapus
  17. Makasih kak tipsnya. Aku juga pernah ketika emosi langsung konfrontasi ke orangnya langsung. Lalu beberapa saat kemudian saat emosinya reda, ada perasaan menyesal. Kenapa tadi nggak menahan diri barang sebentar. Memang lebih baik tahan dulu ya, jangan langsung bereaksi. Semoga kedepannya aku makin bisa mengatur emosiku. Bismillah.

    BalasHapus
  18. Lebih sering ucap istigfar sayanya mbak kalau lagi emosi, tapi kadang lupa kalau emosi sudahdi ubun-ubun. Rasanya pingin nerkam orang hahaha, padahal kan saya bukan singa. Btw, tipsnya bisa nih dicoba.

    BalasHapus
  19. Aku kalau emosi lebih baik diam dulu. Kalau aku dihantem emosi terus langsung bisa meledak huhuhuhuhu

    BalasHapus
  20. Menjaga emosi agar tetap stabil dan pas di setiap kondisi ini memang suatu ketrampilan tersendiri. Butuh pendewasaan dan butuh waktu yang tidak instan. harus dilatih memang.... Semoga emosi ini bisa tetap terkendali ya Mbak

    BalasHapus
  21. Sering banget saya suka emosi dan merasa tersinggung gitu, cuman saya gak sampai berteriak marah-marah dan hanya bisa memendam saja. Memendamn emosi tuh kepalanya suka bikin sakit

    BalasHapus
  22. Kalau lagi emosi muncul langsung beraksi memang nggak bagus ya buat efeknya. Maka dengan tenangkan diri bisa meredakannya, baru nanti mulai ungkapkan perlahan

    BalasHapus
  23. baru saja kemarin daku ikutan zoom bersama psikolog membahas anger management mba dan ada tipe-tipenya kalau aku pribadi sesuaikan tempat sih kadang anger in dan kebanyakan anger out ahhaha

    BalasHapus
  24. huhuu, terima kasih sudah berbagi, pas banget nih dapat bacaan ini dan memang lagi sulit mengendalikan emosi lagi :( kudu selalu diingatkan memang ya :)

    BalasHapus
  25. Yang point bagian memaafkan lumayan sulit tapi tidak mustahil sih. Butuh proses dan ikhlas yang baik

    BalasHapus
  26. Terkadang memang susah banget ya mengontrol emosi ini tapi banyak cara sebenarnya sih agar bisa dikendalikan dengan tepat. Saya biasanya juga menulis ke journal untuk meluapkan berbagai kekesalan yang dialami.

    BalasHapus
  27. Saya malah kalau lagi emosi yah diam sampai lapar, baru deh makan. Habis itu diam lagi sampai ngantuk baru tidur.

    BalasHapus
  28. Emosi mempengaruhi kecantikan, kalimat ini adalah nasihat bapakku rahimahullah, jadi sekarang kalau emosi, mesti mikir. Jangan-jangan kecantikanku berkurang, tambah deh jeleknya. hahaha

    BalasHapus
  29. Belakangan ini aku lagi mencoba mengontrol emosi karena stress akibat pandemi ini. Tapi ya meski kadang masih suka meledak.

    BalasHapus
  30. Aku karena ketemu orang yang gamau aku temui, jadi sering emosi. Makasih tipsnya ini mba. Mau ngikutin ah

    BalasHapus
  31. ahh tipsnya emang benar ini mbak
    yg paling susah itu adalah jangan langsung bereaksi. itu yg msh PR buat aku

    BalasHapus
  32. Meditasi atau berdiam diri tuh paling efektif buatku. Kalo cara lainnya bisa terutama cintai diri sendiri.

    BalasHapus
  33. aku kalau marah sukanya mandi atau nyuci2 kayaknya seger lagi pas lagi emosi gitu
    semog kita sellalu menjaga emosi kita

    BalasHapus
  34. wah makasih mbak erly tipsnya. marah itu boleh kok, yg ga boleh itu marah2. aku sampe ikut anger management supaya bisa mengajari mengendalikan marah kepada anakku yg balita. ya salah satu caranya mencari ekspresi lain supaya bisa mengendalikan emosi..seperti mbak erly sampaikan, menulis jurnal salah satunya

    BalasHapus
  35. Aku belum pernah coba meditasi. Tapi emosi marah itu emang boomerang banget sih apalagi ke anak ya Allah :(

    BalasHapus
  36. Menuangkan pada kertas itu cara terbaik menurutku untuk mengendalikan emosi. Karena setelahnya hati bisa plong dan menyadari siapa yang salah. Thanks for sharing kak

    BalasHapus
  37. Memaafkan menurut saya memang paling paripurna. Asal dengan pemahaman bahwa yang namanya hidup pasti ada rasa sakit dan memunculkan emosi. Jadi itulah konsekuensi hidup. Maka langkah selanjutnya hanyalah pilihan, apakah mau langkah destruktif atau melupakannya dengan memaafkan begitu saja.

    BalasHapus
  38. tips yang berhasil membuat diri kita damai. makasih udah diingatkan kak. sebagian udah dipraktekkan meskipun ada yg susah. yaitu memaafkan dan belajar ikhlas. semoga bisa ya. Aaammin

    BalasHapus
  39. tentang marah, aku pernah pas mungkin alay-alaynya, trs kemudian ikut tes kerja di kantor aku sekarang, tahu ngga mba apa hasil psikotesnya? Emosi aku itu sangat tinggi dan dinilai bisa nyeremin.

    Lhah tetapi kok aku malah diterima ya bekerja? ternyata konon katanya, emosi aku tinggi banget tapi bisa buat diarahkan ke arah positif. Begitu. Hahaha. Padahal dulu ya kejem sih d pikiran pas ngisi jawaban psikotes. Kalau skr, udah lebih kalem sih (kayaknya).

    BalasHapus